Seperti namanya, lensa ini mememungkinkan penggunanya untuk memotret dan mendapatkan prespektif yang sangat luas. Lensa wide biasnya digunakan pada pemotretan landscape. Lensa wide hadir dengan focal length seperti lensa fix dan lensa zoom, walaupun hanya memiliki sedikit range pada focal-lengthnya.
Panjangfokus lensa (focal length) lensa ini berkisar 85 - 200 mm. Cukup panjang untuk anda memotret objek yang tidak terlalu dekat dengan anda, misalnya memotret secara candid anak-anak yang sedang bermain tanpa mengganggu permainan mereka, atau memotret candid fokus pada seorang penari diantara penari-penari lain.
Baliklahlensa dan tahan menggunakan tangan. :D Belajar Fotografi Pemula Saya pernah memotret dengan membalikan lensa dan ditahan dengan tangan, prinsipnya sama dengan reverse ring tapi sedikit lebih sulit karena tangan akan terasa lelah.
Danistimewanya lagi, lensa ini memiliki OSS (optical steady shot) yang sangat berguna karena saat jalan-jalan, Anda sering memotret tanpa tripod penyangga. Dengan harga hampir Rp.20 juta, secara sekilas Anda tidak akan mengkategorikannya ke dalam pilihan lensa yang ramah anggaran. Namun, bagi Anda yang telah menggunakan lensa ini, Anda akan
KoleksiTips Foto Model Dengan Lensa Fix Video. Koleksi Tips Foto Model Dengan Lensa Fix Video - Berikut ini, kami dari KumpulanVideoKreasiHiasanDonat, memiliki informasi terkait Judul : Koleksi Tips Foto Model Dengan Lensa Fix Video link :
3 Sharpness. Perhatikan kualitas ketajaman lensa di diafragma terbesar, jarak dekat - jarak jauh, dan di seluruh area foto dari pojok ke pojok. 4. Auto Focus. Perhatikan kecepatan auto focus saat cahaya cukup dan saat cahaya minim. Jika sering memotret objek yang bergerak, carilah lensa dengan auto focus yang baik. 5.
FGwOPm. - Kamu punya lensa 50mm? Pasti beli buat bisa motret mba model kan? Biar bisa bokeh-bokeh-an.. Udah mengaku saja.. heheh.. Membuat foto dengan menggunakan lensa 50mm itu cukup mudah kok. Kalau mau dapat hasil yang lebih baik, kamu harus tahu trik-trik menggunakannya. Nah kali ini saya mau coba share bagaimana sih cara memaksimalkan foto model kamu biar lebih bagus hasilnya dan instagramable. Dengan alasan memotret menggunakan lensa kit 18-55 sudah membosankan, maka pada umumnya untuk melakukan foto model murah meriah kita bisa menggunakan lensa fix, seperti fix 50mm, fix 85mm, atau fix 135mm. Nah ketiga lensa itu disebut lensa untuk foto model sebab memiliki karakter bokeh dan dof yang berbeda-beda. Buat kamu yang memiliki lensa 50mm, ini beberapa poin yang harus kamu perhatikan sebelum memotret model menggunakan lensa 50mm. 1. Selalu gunakan bukaan terbesar pada lensa fix 50mm yang anda pakai sumber foto Hal pertama adalah kamu harus selalu menggunakan bukaan terbesar. Kemampuan maksimal lensa fix sebenarnya ada pada bukaan terbesarnya. Misalnya kamu punya lensa fix 50mm dengan f/ maka gunakan selalu f/ nya. Itu akan membuat foto kamu memiliki dimensi yang sangat bagus, selain itu dof yang didapat juga sempit tapi memimliki bokeh yang bagus. 2. Ketahui dof dari lensa kamu Berhubungan dengan yang di atas, dof sangat berkaitan dengan berapa f yang digunakan. Semakin besar bukaan kamu, semakin sempit dof yang dihasilkan fotomu. Misalnya. Kamu memotret model di depan kamu dengan f/ yang muncul di kamera kamu wajah model sampai ke dada misalnya, maka dof yang kamu dapat mungkin antara matanya sampai ke belakang rambutnya. Maka di bagian belakang nya sudah tidak fokus lagi. Jika kamu memotret model dengan pose yang extreme, maka kamu mesti memperhatikan hal ini dengan baik. 3. Ketahui karakter bokeh lensa kamu sumber foto Hal yang menarik dari lensa fix adalah karakter bokehnya. Berbagai lensa fix yang dijual di pasaran memiliki karekter bokeh yang berbeda-beda. Ada yang bokeh hancur, ada yang bokeh bulat-bulat, ada yang bokeh memutar/swirly, dan masih banyak lagi. Dengan memiliki lensa bokeh yang bagus maka foto kamu akan unik, model yang kamu foto pasti suka banget sama hasil foto kamu itu. Sebenarnya foto bokeh dengan lensa kit 18-55 juga bisa kamu lakukan, tapi untuk foto model hasilnya kurang maksimal. 4. Atur jarak kamu dengan model jangan terlalu dekat, jangan terlalu jauh sumber foto Nah jarak kita dengan model juga sangat mempengaruhi. Jika memang kamu mengejar bokeh, maka tidak ada salahnya kamu sedikit mendekat ke model, tapi jika tidak terlalu mengejar bokeh maka sebaiknya kamu bisa mundur sehingga keseluruhan tubuh model kelihatan. Tapi jangan melupakan tentang komposisi foto ya. 5. Selalu shot dengan angel yang lain dari yang lain sumber foto Yup, demi kreatifitas, seorang fotografer harus memiliki angle foto yang menarik. Jangan terpaku sama angle yang itu itu saja yang paling sering digunakan teman-teman kalian saat memotret. Usahakan untuk mengexplore angle foto sendiri. Kamu juga harus melihat si model itu lebih bagus dishot dari sisi mana, sebab model pasti punya angle foto favorit mereka, kamu juga bisa tanyakan ke mereka dari mana angle foto favorit mereka. 6. Shot dengan mode high/fine .jpg sumber foto Untuk hasil yang maksimal sebaiknya gunakan file raw pada kamera kamu. Namun jika kamu tidak menggunakan file raw karena memakan memori terlalu besar, sebaiknya gunakan resolusi tertinggi kamera kamu. Biasanya ditandai dengan file fine/high jpg. 7. Gunakan pencahayaan available, dan tambahkan sedikit artificial light sumber foto Jaman sekarang mengkombinasikan available dengan sedikit semburan flash sebagai artificial light dapat membuat foto makin berdimensi. Jika kamu punya flash dengan hss, maksimalkan itu, kamu bisa menggunakan f stop terbesar kamu sehingga mendapatkan dof yang menarik dan highlight sebagai fill in foto mu. 8. Jangan takut crop foto sumber foto Jika kamu punya ukuran foto yang besar, dan tidak suka dengan crop yang kamu ambil langsung dari kamera kamu, kamu bisa melakukan crop. Bebas saja, kamu bisa crop square, 2x3, 16x9, dan costum. Terserah kreativitas kamu. 9. Maksimalkan edit foto di photoshop atau lightroom. sumber foto Dan hal yang paling terakhir untuk memaksimalkan foto model dengan menggunakan lensa 50mm adalah gunakan tool software edit foto seperti photoshop atau lightroom. Kamu bisa menggunakan dodge dan burn, mengatur kotras dan mengkoreksi warna atau menambahkan filter pada foto model mu. Akhir kata Demikian tips memaksimalkan foto model dengan menggunakan lensa 50mm. Kesembilan tips di atas bisa kamu pakai bukan hanya untuk foto model, tapi untuk foto apapun. Dengan memahami alat yang kita punya maka hasil foto akan jauh lebih baik. Semoga tips ini bisa membuat foto kamu lebih bagus.
Jakarta - Nama Martha Suherman dikenal sebagai fotografer landscape. Karya-karyanya begitu memukau, seperti gedung pencakar langit Jakarta, keindahan bintang di Gunung Bromo hingga Piramida di mengatakan untuk memotret foto landscape yang bagus bukan perkara gampang. Butuh pengalaman bertahun-tahun, perangkat fotografi yang tepat dan dukungan baginya hanya satu cara untuk bisa menentukan foto landscape yang bagus. "Foto landscape yang bagus menurut saya yang bisa membuat orang semakin mengagumi karya Tuhan dan bersyukur setelah melihat foto tersebut," ujar wanita yang kerap membagikan karyanya di akun Instagram memberikan tips untuk bisa memotret landscape ciamik. Apa saja?1. Menentukan lokasiHal pertama yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan. Salah satunya adalah menentukan lokasi yang akan didatangi. Dari situ, bisa dicari lebih dulu objek yang ingin difoto sehingga rencana angle pemotretan bisa terbayang dengan Landscape karya Martha Suherman. Foto dok Instimewa2. Cek cuaca dan sinar MatahariSelain menentukan lokasi, mencari bulan yang tepat untuk mendapatkan foto yang bagus. Hal ini sangat berkaitan erat dengan cuaca yang sedang terjadi di lokasi tujuan."Di Indonesia hanya musim hujan dan panas saja, tapi untuk destinasi internasional, saya harus tau kapan terbaik untuk musim semi, gugur, panas dan juga salju," ujar Membuat itineraryMartha menyarankan untuk membuat itinerary. Lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Trisakti tahun 2002 menyarankan untuk menyusun rencana berapa hari akan berada di sana, lokasi mana yang akan didatangi. Apakah bagus di saat sunrise atau sunset, atau siang hari."Dilanjutkan dengan membuat perencanaan tentang penginapan, akomodasi dan biaya yang akan saya butuhkan di sana dan juga guide local yang akan membantu saya di lokasi tersebut," Perangkat yang tepatMartha mengaku kerap membawa kamera Nikon Z7II dan Nikon Z50 dengan settingan lensa 14-24mm, 24-120mm dan lensa fix 50mm. Tak lupa satu set filter dan juga satu buah tripodSaat melakukan perjalanan dinas atau perjalanan untuk mencari stock foto tertentu, Martah kerap membawa lensa yang lebih banyak."Biasanya selain lensa yang tadi disebutkan, saya juga membawa lensa tele seperti 70-200mm, 35mm, 85mm, lensa Perspective Control 19mm dan juga lampu flash tambahan beserta triggernya. Dan untuk filter dan tripod itu sifatnya multak selalu dibawa," kata Landscape karya Martha Suherman. Foto dok Instimewa5. Settingan kameraMartha mengatakan settingan kamera untuk foto landscape sebenarnya tidak sulit, cukup dengan aperture 8-16, dan ISO serendah mungkin. Shutter speed akan menyesuaikan tergantung dengan hasil foto yang ingin buat dan pastinya alat bantuan seperti tripod dan cable release adalah kebutuhan menambahkan tak masalah jikalau memotret landscape dengan menggunakan kamera smartphone. Pasalnya, fotografi ponsel telah menjadi tren yang tak terelakkan."Sangat mungkin untuk dilakukan foto lansekap dengan kamera smartphone. Hanya saja memang kita harus mengenal beberapa fitur manual yang disediakan di dalam ponsel dan adakalanya kita harus menambahkan aplikasi tambahan untuk memaksimalkannya, karena untuk fotografi landscape khususnya untuk bermain shutter speed lambat memang harus diatur di dalam aplikasi tersebut," kata dia, pengguna kamera smartphone wajib berkenalan dengan teori Triangle Exposure yang menjadi dasar dalam fotografi sehingga bisa paham fungsi pengaturan dalam kamera."Ini menjadi satu hal yang bisa membantu kita dalam menghasilkan hasil foto yang baik," tutupnya. Simak Video "Sandiaga Uno Respon Permintaan Suku Badui Dalam" [GambasVideo 20detik] afr/afr
Saat ini, banyak sekali penggunaan teknik fotografi makro yang dilakukan oleh fotografer handal maupun yang masih pemula. Teknik ini memungkinkan Anda untuk memotret objek dengan sangat detail dan memperbesar gambarnya secara signifikan. Nah, dalam artikel ini akan kami berikan panduan tentang teknik fotografi makro menggunakan kamera HP. Untuk itu, langsung saja simak artikel ini sampai habis ya. Teknik Fotografi MakroMengapa Harus Memakai Teknik Fotografi MakroJenis-Jenis Lensa MakroCara Kerja Teknik Fotografi MakroKeuntungan Menggunakan Teknik Fotografi MakroManfaat Teknik Fotografi MakroTips Fotografi Makro dengan Kamera HPTips Memotret dengan Kamera HPJenis-jenis Foto Makro dengan Kamera HPFoto KomposisiFoto Close-UpFoto Wide AngleKesimpulan Teknik Fotografi Makro Teknik Fotografi Makro adalah teknik pengambilan gambar yang memperkecil ukuran dari sebuah objek atau benda dan menghasilkan gambar yang bersifat close-up pada satu bagian benda tersebut. Teknik ini menggunakan lensa khusus yang dirancang untuk memperbesar bagian detail yang ingin difokuskan. Dalam fotografi makro, fokus pada benda bisa mengubah keseluruhan karakteristik dan keindahan dari objek tersebut menjadi sangat menonjol dan terkesan menawan. Mengapa Harus Memakai Teknik Fotografi Makro Ada beberapa alasan mengapa Anda harus menggunakan teknik fotografi makro untuk memotret objek atau benda. Pertama, dengan menggunakan teknik makro, Anda bisa memperbesar ukuran objek sehingga detailnya bisa diambil dengan sangat baik. Hal ini sangat bermanfaat jika objek yang ingin Anda ambil fotonya adalah objek yang kecil dan detailnya sulit dilihat dengan mata telanjang. Kedua, teknik makro memungkinkan Anda untuk memfokuskan detail pada satu bagian dari objek. Dengan cara ini, Anda bisa membuat gambar yang sangat menawan dan menunjukkan keindahan dari sebuah objek. Jenis-Jenis Lensa Makro Ada beberapa jenis lensa makro yang dapat Anda gunakan untuk mengambil gambar dengan teknik fotograf makro. Jenis lensa makro yang sering digunakan adalah lensa Nikkor micro yang memiliki kelebihan pada ketajaman gambar dan kualitas. Lensa 50mm f/ atau 50mm f/ juga sering digunakan karena harganya yang terjangkau dan hasil gambar yang cukup memuaskan. Namun, Anda juga bisa menggunakan lensa khusus makro dengan kualitas yang lebih baik dan kecocokan dengan kamera yang beragam. Cara Kerja Teknik Fotografi Makro Cara kerja teknik fotografi makro adalah dengan memfokuskan lensa pada bagian kecil dari objek yang ingin diambil gambarnya. Hal ini akan membantu meningkatkan detail gambar dan menghasilkan gambar yang jelas dan tajam. Selain itu, teknik fotografi makro juga memanfaatkan kedalaman lapangan atau depth of field DOF agar menghasilkan gambar dengan latar belakang yang buram dan fokus pada objek yang ingin dicurahkan perhatiannya. Keuntungan Menggunakan Teknik Fotografi Makro Ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan teknik fotografi makro. Pertama, teknik ini memungkinkan Anda untuk mengambil gambar objek dengan detail yang tinggi sehingga hasilnya bisa lebih menawan dan menarik perhatian. Kedua, teknik makro juga memungkinkan Anda untuk mengambil gambar dengan latar belakang yang buram sehingga objek yang ingin dicurahkan perhatiannya menjadi lebih menonjol. Ketiga, teknik makro juga memungkinkan Anda untuk bermain dengan perspektif dan menghasilkan gambar yang berbeda dengan sudut pandang yang unik. Manfaat Teknik Fotografi Makro Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari teknik fotografi makro adalah Anda bisa memperbesar objek dengan detail tinggi yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Teknik ini juga memungkinkan Anda menghasilkan gambar yang tajam dan jelas serta menampilkan detail pada bagian objek yang ingin dicurahkan perhatiannya. Selain itu, teknik fotografi makro juga memungkinkan Anda untuk bermain dengan perspektif dan menghasilkan gambar dengan sudut pandang yang unik dan menarik. Tips Fotografi Makro dengan Kamera HP Kini, dengan kemajuan teknologi, memotret dengan teknik makro tidaklah sulit. Anda juga bisa menggunakan kamera HP sebagai alternatif pembuatan foto makro. Berikut beberapa tips fotografi makro dengan kamera HP Gunakan obyek kecil dengan detail yang halus seperti tanaman, serangga, atau barang kecil lainnya Pilih hp yang Anda gunakan dengan kualitas kamera yang memadai Pilih mode makro pada kamera hp Perhatikan pencahayaan, gunakan pencahayaan yang cukup untuk memperjelas detail objek. Gunakan tripod untuk menjaga tetap stabil. Perhatikan fokus atau spot, fokus pada bagian objek dengan detail yang paling menarik agar menjadi titik fokus utama. Menggunakan auto white balance dan ISO rendah dapat membantu mengurangi noise pada gambar. Jenis-jenis Foto Makro dengan Kamera HP Ada beberapa jenis foto makro yang dapat dihasilkan dengan menggunakan kamera HP, diantaranya Foto Komposisi Foto komposisi adalah jenis foto makro yang menggabungkan beberapa objek dalam satu frame atau gambar. Foto ini biasanya dibuat untuk menunjukkan banyak objek dengan detail yang sangat halus dalam satu gambar. Foto Close-Up Foto close-up adalah jenis foto makro yang memfokuskan bagian kecil dari objek atau benda. Teknik ini menghasilkan gambar dengan detail tinggi sehingga gambar tersebut terlihat tajam dan jelas. Foto Wide Angle Foto wide angle adalah jenis foto makro yang memfokuskan pada objek utama dengan latar belakang yang lebar. Teknik ini menghasilkan gambar dengan nuansa yang lebih dramatis dan menampilkan detail yang lebih tajam. Kesimpulan Begitulah penjelasan mengenai teknik fotografi makro menggunakan kamera HP. Dalam fotografi, teknik makro sangat membantu dalam menghasilkan gambar yang menawan dan menarik perhatian. Selain itu, Anda juga bisa menghasilkan gambar makro dengan menggunakan kamera HP yang memiliki kualitas kamera yang memadai. Semoga panduan ini bermanfaat dan menginspirasi Anda dalam memotret objek-objek dengan teknik makro yang menawan.
Lensa yang Cocok untuk Foto Landscape – Salah satu teknik fotografi yang paling digemari oleh fotografer adalah mengambil gambar lansekap atau pemandangan alam. Selain mempelajari beberapa teknik tertentu, untuk mendapatkan foto lansekap yang menakjubkan, maka tak dapat dipungkiri pula bahwa kamu harus memperhatikan lensa yang cocok untuk foto kamera tentunya menjadi salah satu hal yang harus kamu pertimbangkan karena sangat berpengaruh besar dan dominan terhadap foto lansekap yang akan dihasilkannya. Ketajaman gambar, perbandingan subyek, jarak pandang yang fokus, kejelasan suatu gambar, dan hal lainnya ditentukan oleh lensa yang baik. Oleh karena, sangat penting ketika kamu ingin memotret lansekap, maka kamu juga harus mengerti lensa yang cocok untuk foto landscape Yang Cocok Untuk Foto LandscapeBerikut DIY Kamera berikan rekomendasi lensa yang cocok untuk foto landscape, diantaranya yaitu Ultra Wide & Wide Angle LensLensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini sangat populer di kalangan fotografer lansekap. Memiliki sudut yang lebar, pastinya lensa ini dapat memotret pemandangan yang luas, sehingga pandangan akan tampak lebih pada area pemotretannya. Akan tetapi, perlu diperhatikan pula bahwa apabila kamu menggunakan sudut yang terlalu lebar, maka akan muncul efek fisheye, yaitu gambar akan berubah baik itu bentuk maupun menyimpang ke tepi sebagaimana baisanya terjadi pada panjang fokal 18 mm atau lebih demikian, jika kamu memilih untuk menjadi fotografer lansekap atau landscape, maka lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini merupakan pilihan utama yang harus kamu pilih. Selain memberikan sudut pandang yang luas, lensa ini juga mampu memberikan sense of depth, sehingga membuat garis horizon tampak lebih StandarLensa standar juga menjadi salah satu lensa yang cocok untuk foto landscape, dimana lensa ini dapat menangkap obyek yang dekat sebagaimana mata manusia melihat sesuatu. Lensa ini pun memiliki jarak sekitar 50 mm. Dengan menggunakan lensa ini, maka fotografer dapat membidik obyek dengan benar-benar fokus, yaitu pada pemandangan lansekap, sehingga tampak lebih detail dan hal-hal yang mengganggu dapat kamu ingin gambar lain selain landscape, maka lensa 50 mm dengan aperture f/ dapat kamu tambahkan pada lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini. Akan tetapi jika kamu ingin fokus pada foto landscape, maka kamu dapat menentukan komposisi yang tepat dengan melihat zoom out dan zoom out ketika kamu ingin membidik obyek lebih dekat atau lebih LensSelain kedua lensa yang cocok untuk foto landscape di atas, alternatif lensa lainnya yang dapat kamu pilih untuk menghasilkan gambar lansekap yang berkualitas adalah lensa telephoto 85-200 mm atau biasa disebut dengan lensa jarak jauh. Digunakannya lensa jarak jauh ini pada pemotretan lansekap, maka akan membantu kamu seolah kamu berada cukup dekat dengan subyek yang kamu ini tergolong cukup mahal dibandingkan kedua lensa di atas. Akan tetapi, lensa ini tak harus kamu beli karena kamu tak selalu memotret dengan menggunakan aperture yang super luas. Dalam hal ini lensa tele sangat berperan untuk menciptakan sebuah foto yang sederhana tetapi tetap memiliki karakter yang kuat. Oleh karenanya, untuk memotret pemandangan yang luas tersebut, tidak mesti selalu menggunakan sudut yang lebar, tetapi juga dapat menggunakan lensa yang cocok untuk foto landscape berjenis tele ini agar foto landscape dapat lebih bagus dan subjek dapat lebih terisolasi untuk menampilkan foto yang memiliki komposisi foto yang lebih fokus atau penekanan yang lebih itulah beberapa lensa yang cocok untuk foto landscape yang dapat kamu gunakan. Untuk menghasilkan foto lansekap yang berkualitas selain mepersiapkan lensa, tentu skill atau teknik juga perlu diperhatikan. Pasalnya, apalah arti sebuah alat jika penggunannya tidak memiliki skill yang memadai. Nah, semoga info mengenai lensa yang cocok untuk foto landscape di atas dapat berguna.
Jakarta - Beberapa waktu lalu, Leica merilis tiga lensa wide terbaru. Dan seperti generasi sebelumnya, tiga-tiganya lensa fix alias tidak bisa di-zoom. Masing-masing yakni Summicron-M 35mm f/2, Summicron-M 28mm f/2, dan Elmarit M 28mm f/2, peluncuran itu, terlihat Leica hendak mempertahankan genre lensa fix untuk menjaga standar kualitas fotografi. Bukan karena harganya yang relatif lebih mahal, namun karena ketajaman, akurasi dan cara bertutur yang lebih representatif dari lensa Leica, banyak pabrikan membuat lensa fix meski tetap mengandalkan pertumbuhan lensa zoom. Sebab, banyak kalangan terutama pemula fotografi menilai lensa fix terdengar membingungkan - apapun mereknya tidak hanya Leica saja. Alasan utamanya karena lensa fix tidak bisa maju mundur sehingga tidak bisa mendekatkan subjek yang jauh. Perempuan cantik di balkon atau para gadis payung di lintasan balap tidak bisa dijepret dengan close up. Pertanyaannya, bagaimana cara menikmati dan memaksimalkan lensa wide fix dengan 'keterbatasan' tersebut?Pertama, rasakan sensasi memotret dengan nyaman dengan fokus pada subjek foto yang ada di depan mata. Beberapa pengguna lensa fix membatasi pada subjek yang berada di tiga atau empat meter di depan lensa. Selain itu, lupakan. Kenyamanan ini membuat pikiran fotografer tidak ke mana-mana. Tak perlu berfikir general dengan memperhatikan hal-hal menarik dari landscape sampai detil dan close up. Dari subjek di kejauhan hingga yang terdekat di depan hidung. Otak menjadi lebih rileks untuk menemukan momen dengan cepat, fotojenik, karena tidak bisa zoom, mau tidak mau harus mendekat ke subjek untuk memperoleh hasil foto maksimal. Nah, menyapa dan berinteraksi langsung bakal memberikan sesuatu yang tidak terduga sebelumnya. Nikmati proses komunikasi tersebut dengan riang dan tulus bukan karena keharusan mendapatkan foto terbaik. Percayalah, ketulusan dan kekuatan emosi tersebut bakal tergambar dari foto yang dihasilkan. Gambar bakal lebih jernih, bersuara dan mempunyai karakter yang kuat. Ketiga, manfaatkan kelebihan aperture lensa fix dengan efektif. Cobalah gunakan pada aperture favorit seperti f/1,8, f/2,8, f/5,6, f/9, f/11 dan f/13. Pada diafragma tersebut, lensa fix teruji dengan ketajaman gambar baik untuk lansekap diafragma terkecil atau detil/close up diafragma terbesar.Kenapa bisa begitu? Tidak lain karena sistem lensa fix tidak serumit lensa zoom. Sehingga kinerja lensa mampu menghasilkan gambar yang lebih efektif, detail dan dengan itu, lensa fix yang biasanya mempunyai diafragma besar f/1,4 atau f/2,8 sangat membantu untuk pemotretan pada kondisi temaram lowlight. Sekaligus membuat efek bokeh yang patut diandalkan. Speed kamera pun bisa lebih cepat sehingga gambar goyang/shake bisa gunakan lensa wide fix untuk sesi foto yang direkomendasikan seperti streetphotogaphy, traveling, portrait dan dokumenter. Sementara untuk genre foto yang tidak memungkinkan seperti photojournalist, wildlife maupun sport photograhy dapat hindari dulu. Dengan mengetahui penggunaan yang tepat, lensa lebar tanpa zoom ini bisa menghasilkan gambar yang maksimal. Memotretpun menjadi menyenangkan dan membuat semangat tersendiri. Ari/ash
cara memotret landscape dengan lensa fix